NEWS PEMBANGGUNAN


INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN PRIORITAS PULAU WAWONII
Kendari, 22/12 (ANTARA-NEWS) - Pemerintah dan DPRD Sulawesi Tenggara harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Pulau Wawonii dalam tahun anggaran 2011 karena kondisinya sangat memprihatinkan.

Sekretaris Komisi C DPRD Sultra Syamsul Ibrahim di Kendari, Rabu, mengatakan Pulau Wawonii memiliki potensi sumber daya alam luar biasa tetapi belum membawa kesejahteraan bagi rakyat karena buruknya infrastruktur dasar berupa jalan dan jembatan.

"Pembangunan jalan lingkar Pulau Wawonii hanya dianggarkan delapan tahun lalu atau di era pemerintahan gubernur Ali Mazi. Kondisinya sekarang menyedihkan," kata Syamsul.

Oleh karena itu, ia mengharapkan pemerintah Provinsi Sultra maupun pemerintah Kabupaten Konawe memberi perhatian dengan mengalokasikan anggaran pembangunan peningkatan jalan di wilayah tersebut.
Berbicara kebutuhan anggaran pasti besar namun rakyat tidak menuntut pembangunan jalan dan jembatan secara sporadis tetapi direalisasikan bertahap sesuai dengan kemampuan daerah.

Tetapi, juga tidak rasional kalau Pulau Wawonii yang juga wilayah Sultra tidak tersentuh pembangunan jalan dan jembatan selama kurun waktu dua sampai tiga tahun anggaran.

Jika jalan dan jembatan di wilayah yang dikenal dengan sentra produksi perikanan tangkap tersebut memadai maka kesejahteraan rakyat dijamin membaik karena hasil panen pertanian, perkebunan dan perikanan dijangkau konsumen maupun pedagang pengumpul.

"Jalan dan jembatan penting bagi masyarakat Wawonii. Pada musim timur transportasi laut tidak memungkinkan karena ombak besar," kata Syamsul Ibrahim yang juga Fraksi Demokrat Indonesia DPRD Sultra.

Ketua Bappeda Sultra Nasir Andi Baso mengatakan infrakstruktur jalan dan jembatan menjadi perhatian serius pemerintah bersama DPRD namun akan direalisasikan secara bertahap.

"Pemerintah dan anggota dewan memiliki tekad yang sama untuk membangun dan memajukan daerah ini tetapi semua terpulang pada kemampuan keuangan daerah sehingga dilakukan secara bertahap," kata Nasir Andi Baso.***2***(S032/)
(T.S032/B/S006/S006) 22-12-2010 16:23:33



MASYARAKAT WAWONII BUTUH JALAN LINGKAR BUKA KETERISOLASIAN


       Kendari, 5/12 (ANTARA) - Masyarakat Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang tersebar dilima kecamatan, membutuhkan jalan lingkar untuk membuka keterisolasian wilayah, terutama wilayah Wawonii Timur. "Pada musim tertentu, wilayah Wawonii Timur tidak bisa berakses dengan dunia luar karena gelombang laut tidak bersahabat. Makanya, masyarakat sangat membutuhkan jalan lingkar," kata Anggota DPRD Sultra, Syamsul Ibrahim di Kendari, Minggu. Secara umum kata Syamsul, kondisi sarana dan prasarana jalan di Pulau Wawonii masih sangat memprihatinkan. Lima wilayah kecamatan di pulau tersebut kata dia, belum dihubungkan dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai, sehingga sebagian wilayah kecamatan di pulau itu masih terisolasi. "Potensi sumber daya alam di Pulau Wawonii cukup melimpah, namun belum membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya, akibat sarana dan prasarana jalan masih jauh dari memadai," katanya. Menurut Syamsul, pembangunan jalan lingkar Pulau Wawonii hanya dianggarkan lima tahun lalu, diera pemerintahan gubernur Ali Mazi. Kondisi jalan saat ini seperti kubangan kerbau, sehingga sangat sulit dilalui kendaraan roda empat. "Karena kondisi jalan yang demikian itu, menyebabkan sewa ojek pada jalur jalan sepanjang 40 kilometer, mencapai Rp75 ribu-Rp100 ribu," katanya. Sebagai wakil rakyat, Syamsul Ibrahim meminta pemerintah Provinsi Sultra maupun pemerintah Kabupaten Konawe memberi perhatian serius terhadap perbaikan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah tersebut. "Saya minta kedua pemerintah itu, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, segera mengalokasikan anggaran pembangunan peningkatan jalan di Wawonnii, sehingga biaya transportasi yang ditanggung masyarakat bisa lebih murah," katanya. Untuk memperbaki kondisi jalan di pulau tersebut, katanya pasti membutuhkan anggaran besar, namun untuk kesejahteraan masyarakat, biaya besar tersebut bisa disiasati dengan cara dialokasikan dalam APBD secara bertahap. "Warga Wawonni tidak menuntut jalan dan jembatan segera dibangun sekaligus, tetapi bisa secara bertahap, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," katanya. Syamsul mengaku tidak habis pikir, mengapa Pemerintah Provinsi Sultra maupun Pemerintah Kabupaten Konawe tidak memberi perhatian memadai terhadap pembangunan sarana dan prasarana dasar di pulau tersebut. Sebab di pulau tersebut terdapat kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah, baik sumber daya pertanian, perkebunan, pertambangan nikel maupun perikanan dalam arti luas. "Seharusnya pulau Wawonii diberi perlakuan khusus, karena potensi SDA besar. Jika potensi ini dikelola dengan baik, tidak hanya bisa mensejahterakan rakyat pulau itu tetapi juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra secara keseluruhan," katanya. (T. pso-227/(T.S032/B/S019/S019) 05-12-2010 20:27:26NNNN



POTENSI PERIKANAN









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar